Semua orang mengira hal yang hanya mereka lihat termasuk aku, aku hanya mengira apa yang aku lihat dan aku buktikan sendiri.
Seseorang yang dulu mengirim kan pesan singkat ini kepadaku :
" Menurutku dia tidak cantik, tapi manis dan baik hati, kepribadiannya mandiri, pintar dan lucu wajar jika banyak yang mencintai bahkan menyayangi dia , apa aku masih pantas mengharapkan mu ? "
Terus aku abaikan hingga saat ini, tapi aku bersyukur karena apa ? karena dengan begitu dia bisa bersama dengan yang lain, karena ia pun tahu siapa pemilik hati ini bukan dia.
Aku selalu dengar dari orang-orang lain yang bilang aku tega, jahat atau semacamnya.
Mungkin memang begitu adanya, Tapi aku selalu belajar dari setiap titik terkecil kejadian yang terjadi di dalam hidupku, aku belajar untuk lebih ikhlas daripada menyalahkan keadaan, dan tuhan selalu ada bersamaku, mengingatkan aku disaat aku mulai kehilangan arah, membuatku sadar disaat amarah menyelimuti ku .
Aku bersyukur karena tuhan menguji diri ini untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi, di saat ini maupun nanti.
Aku tau, aku ini sangat jahat terus memikirkan diri sendiri dan keegoisanku, tapi kali ini bukan itu" pikirku
Aku tau, aku ini sangat jahat terus memikirkan diri sendiri dan keegoisanku, tapi kali ini bukan itu" pikirku
Seseorang berkata dengan melihat ke ruas jalan disana, ada pasangan muda yang sedang mengobrol ,
" kenapa hanya terpaku melihat jalan di ruas sana ?"
pertanyaan itu menyadarkan ku yang terselip dalam lamunan
" tidak mengapa " ujar ku
" mungkinkah cemburu dengan pasangan disana ? " tanyanya
" mungkinkah cemburu dengan pasangan disana ? " tanyanya
" mengapa berpikiran demikian ? "
" bukankah kamu bisa dengan mudah menghancurkan hubungan mereka ?" ujarnya lagi
" bukankah kamu bisa dengan mudah menghancurkan hubungan mereka ?" ujarnya lagi
" apa yang kamu bicarakan ? " tanyaku bingung
" yah, mereka pasangan di sana, bukannya jika kamu mau kamu bisa dengan mudah meminta lelaki itu untuk berada disamping mu ? " tanyanya
" itu tidak mungkin aku lakukan, aku tau dan mengerti dia mencintai dan menyayangi ku, tapi aku lebih nyaman menganggapnya sebagai teman dekat bukan menjadikannya posisi yang lebih. dan akupun bukan wanita yang akan menyakiti wanita lainnya "
" hahaha.., yah itu memang kamu banget, lebih memilih disakiti daripada menyakiti, tapi bukanya sulit mengharapkan laki-laki yang tulus tidak memiliki niat untuk menyakiti ?" ujarnya
" saat ini aku tidak ingin memikirkan itu, entah siapa yang akan benar-benar melindungi, dan menjaga diri ini, aku tidak tau yang pasti saat ini tidak ingin memikirkan itu "
Percakapan pun berakhir disana.
yang membuatku berpikir yah, kamu betul jika aku ingin aku bisa dengan mudah mengatakan ia dan dia akan pergi ke sisiku,meninggalkan wanitanya.
tapi aku bukanlah wanita seperti itu, karena akupun wanita aku tau rasa sakitnya. Dan percakapan itupun membuat aku berpikir, aku tidak bisa lagi nyaman berada di dekatnya, disaat semua orang mulai tau tentang kita, maka itu akan menyakiti wanitamu, wanita yang selalu tersenyum disisimu, yang selalu menyediakan tempatnya disisimu.
Aku tak ingin itu terjadi, aku akan pergi dan tidak akan mendekat, tidak akan lagi.
aku tau ini egois, aku tau bahwa yang kamu cinta adalah aku tapi aku juga tau ini yang terbaik yang dapat aku lakukan, silahkan ! silahkan berpikir aku kejam dan jahat bahkan tidak berperasaan tapi bagiku ini yang terbaik.
kini yang terfokus hanya masa depan dan dekat dengan sahabat-sahabat tercinta, rasa cinta yang ada terbias oleh rasa sayang dari mereka yang selalu menemani hari-hari ku.
yang membuatku berpikir yah, kamu betul jika aku ingin aku bisa dengan mudah mengatakan ia dan dia akan pergi ke sisiku,meninggalkan wanitanya.
tapi aku bukanlah wanita seperti itu, karena akupun wanita aku tau rasa sakitnya. Dan percakapan itupun membuat aku berpikir, aku tidak bisa lagi nyaman berada di dekatnya, disaat semua orang mulai tau tentang kita, maka itu akan menyakiti wanitamu, wanita yang selalu tersenyum disisimu, yang selalu menyediakan tempatnya disisimu.
Aku tak ingin itu terjadi, aku akan pergi dan tidak akan mendekat, tidak akan lagi.
aku tau ini egois, aku tau bahwa yang kamu cinta adalah aku tapi aku juga tau ini yang terbaik yang dapat aku lakukan, silahkan ! silahkan berpikir aku kejam dan jahat bahkan tidak berperasaan tapi bagiku ini yang terbaik.
kini yang terfokus hanya masa depan dan dekat dengan sahabat-sahabat tercinta, rasa cinta yang ada terbias oleh rasa sayang dari mereka yang selalu menemani hari-hari ku.
0 komentar:
Posting Komentar