Seseorang dari masa lalu mengucapkan sesuatu yang membuka luka lama
" selamat yaa untuk aniv 1 tahunnya kamu sama dia , "
hanya senyuman yang bisa aku lakukan, rasanya waktu berlalu tanpa aku sadari .,
penutupan dan awal tahun ini adalah saat yang paling membuat aku berpikir dewasa, tapi rasa sakitnya tetap mengakar di hati, menguji kesungguhanku untuk beranjak pergi dan memulai hal yang lebih penting untuk terpikirkan.
Perasaan, rasa sakit ini mulai pergi sedikit demi sedikit. kuhadapi semuanya bersama mereka yah selalu mereka, merajuk dan bercanda gurau bersama. Aku tidak ingin melihat kebelakang mengambarkan kesedihan dan hanya menyalahkan diri sendiri atau keadaan, aku tidak ingin mengingatnya lagi, tidak akan pernah aku ingin.
Salahkah jika saat ini aku masih merasa sakit saat melihat dia dan dirimu ? kurasa tidak, untuk kamu yang menganggap hal itu wajar tanpa tau aku merasa tersakiti, merasa benar-benar terkhianati, merasa aku tidak bisa menjaga sesuatu yang penting bagiku, seakan aku lalai, yah aku merasa seperti itu. merasa tidak baik sebagai orang yang dulu bersamamu, tak bisakah aku memaki ? memaki kamu ? tak tau mengapa kini aku mulai membenci sosok kamu, pergilah sebelum hati ini benar-benar membenci kamu, jangan dekat , jangan berkomunikasi denganku, karena itu hanya membuat aku makin tersakiti.
Pergilah bersama dia, karena memang selama ini kamu tidak pernah memikirkan asa ku .
Aku hanya berpikir, akankah aku bisa jatuh cinta lagi ?? menitipkan kepercayaan kepada seseorang lagi ? kini rasanya sangat sulit untuk percaya, walaupun aku tak ingin menganggap yang lainnya sama dengan kamu.
tapi aku takut untuk percaya kepada seseorang untuk menjagaku. aku takut, takut akan terulang hal yang sama, yang akan membuat aku kecewa dan merasa sakit untuk ke 2 kalinya.
Kadang semua ini membuatku lelah, tak pernah terpikirkan oleh ku semuanya akan seperti ini, jika aku tau akhirnya akan seperti ini tidak ingin aku mengenal kamu, tidak akan pernah. tapi waktu tidak dapat kuulang walaupun aku ingin, kini yang bisa aku lakukan hanya berusaha untuk merasa lebih baik.
Mereka , yah mereka banyak sekali yang mengulurkan tangan untuk membantuku berdiri, merangkulku disaat aku benar-benar tidak memiliki kepercayaan diri untuk memulai semua, aku begitu bodoh terpuruk untuk hal yang seperti ini. yah inilah yang ingin aku ucapakan.
Pergilah dan jangan pernah kembali, aku tidak ingin melihatmu lagi, cukup hati ini terlalu bersabar untuk kamu yang terus menyakiti. yah inilah rasa sakit ku, kini semuanya ku utarakan agar kamu tau dan pergi dari hiudpku.
Aku memang memaafkan kamu tapi tak bisa aku pungkiri terlalu dalam luka ini, terlalu sering aku menangis untuk kamu , terlalu naif aku untuk percaya kamu, dan terlalu tak pernah menghargai asa ku.
0 komentar:
Posting Komentar