Masih terbayang saat memiliki semua apa yang aku mau . kehidupan penuh kemewahan dan fasilitas yang cukup . aku hanya berpikir tentang kesenanganku yyah kesenanganku . memiliki fasilitas yang sangat menyenangkan . jika aku ingin sesuatu aku hanya perlu untuk membelinya , dan memilikinya tanpa terpikir apapun yang akan terjadi dimasa yang akan datang.
selama orang tuaku dapat mencukupi kebutuhan dan keinginanku itu sudah cukup . mungkin aku terlalu baik " pikirku kuhabiskan semua yang mereka berikan padaku untuk teman-teman yang aku anggap sebagai sahabatku .
yah apa yang engga buat mereka . toh mereka juga melakukan hal yang baik sama aku " itulah anggapanku, sejak saat itu aku memiliki banyak sahabat yah mungkin dulu aku berpikir seperti itu sampai suatu hari aku lupa membawa dompetku dan hanya ingin meminjam uang untuk transportku pulang kepada sahabatku .
tapi apa yang mereka katakan membuatku tersentak. mereka bilang " sudah jatuh miskin kah kamu ? bagaimana kami meminjamkannya padamu ? jika saya saja mengharapkan kamu yang membayar transport kami "
tak pernah terbayangkan rasa sakitnya seperti itu. jadi selama ini mereka bersahabat denganku hanya untuk memanfaatkan ku ?
tak pernah terbayangkan rasa sakitnya seperti itu. jadi selama ini mereka bersahabat denganku hanya untuk memanfaatkan ku ?
dengan pemikiran seperti itu aku mulai mencoba meminjam kepada semua sahabatku atau yang aku anggap sahabat betapa inginnya aku bilang WOW untuk mereka . ternyata mereka semua memberikan jawaban yang hampir menyerupai .
itu membuatku muak. jadi selama ini tidak pernah ada yang benar-benar mengininkanku ? tanpa terasa air mata ini jatuh begitu saja . dan membuatku menangis tersedu. bunda selama ini , inikah nasehat yang kamu maksud ? inikah yang engkau bilang sandiwara kehidupan .
mengapa selama ini mataku tertutup sehingga tidak melihatnya ? aku mulai mengingat-ingat kejadian-kejadian bersama mereka . sampai aku mengerti, yah mereka bohong padaku dihari-hari ulang tahun mereka , mereka mengundang ku hanya untuk uangku . dan kenangan-kenangan yang lainnya pun sama halnya .
apa yang harus kulakuan, jika saja dompet ku tak tertinggal aku mungkin akan terus hidup dalam kebohongan, maafkan aku bunda seharusnya aku memanfaatkan apa yang aku punya untuk masa depanku . tak ingin selamanya engkau terus berkerja hanya untuk aku .
saat aku tersadar dalam pikiran ku . ada orang yang memperhatikan ku . untuk apa memperhatikan ku tak pernahkah melihat seseorang yang sedang menangis " tanyaku dalam hati tapi orang itu tidak pergi . bahkan berjalan kearah ku mengapa tanyaku ?
hai " ucap wanita itu padaku
mungkin aku pernah melihatnya orang yang selalu sibuk dengan urusannya dan tidak memiliki sahabat . tapi mungkin itu lebih baik dibandingkan aku yang tertipu .
ya ada apa " tanyaku
aku mendengar ucapan mereka saat mereka melewati lorong untuk pulang , bagaimana jika pulang kerumah denganku ? rumah kita searah bahkan lebih jauh darimu maukah pulang dengan sepedaku ?" tanyanya
mengapa ingin membantu ku ? bukankah bahkan kita tidak saling mengenal ? " tanyaku
apakah tidak saling mengenal berarti tidak boleh membantu " ucap wanita itu
sudahlah lagipula aku mengenalmu meita , itu namamu kan ? aku adalah tetangga bahkan duduk dibelakang bangkumu dikelas so mari pulang sebelum hari makin sore ? " ucapnya lagi
sudahlah lagipula aku mengenalmu meita , itu namamu kan ? aku adalah tetangga bahkan duduk dibelakang bangkumu dikelas so mari pulang sebelum hari makin sore ? " ucapnya lagi
aku hanya bisa diam , dan aku bahkan menangis lagi sampai akhirnya dia bilang
kenapa engkau menangis lagi ? apakah terluka ? apa aku menyakitimu ? aku tau kamu sangat sedih akibat mereka tapi jangan membenci yang lain yang mungkin ingin menjadi sahabatmu yang sesungguhnya mengertilah sahabat adalah sahabat , tidak perlu alasan yang kontras untuk itu cukup dengan ingin saling membantu dan mengerti " ucapnya
Terima kasih atas semuanya termasuk tumpangannya , siapa namamu maaf aku tidak tau " ucapku
Neysa Roseta , salam kenal " ucapnya sambil tersenyum
Neysa Roseta , salam kenal " ucapnya sambil tersenyum
Neysa Roseta semoga engkau benar tentang arti sahabat , bahkan aku berpikir semoga engkau menjadi sahabatku " pikirku
memulai semuanya dengan lembaran yang baru , cerita yang baru .semoga aku benar-benar tau arti sahabat yang sesungguhnya .
memulai semuanya dengan lembaran yang baru , cerita yang baru .semoga aku benar-benar tau arti sahabat yang sesungguhnya .
0 komentar:
Posting Komentar