Entah mengapa air mata ini mengalir begitu saja saat ini,
saat mendengarkan alunan lagu yang mewakili asaku,
yah seandainya jarak diantara kita tiada berarti, aku dengan pasti mendekat kearahmu, rasanya sungguh lelah diri ini hanya ingin melihat senyummu, senyum yang menyejukan.
rasanya hanya ingin terlelap dalam pelukmu, hanya ingin menangis dan mengutarakan rasa sedihku.
aku begitu rindu, rindu semua hal tentang kamu.
suara lembut itu, usapan tanganmu,kata-kata yang selalu menenangkan, kini aku lelah tak bisakah kamu kembali saat ini juga ? kembali ke sisiku disaat aku merasa rapuh.
aku tau aku begitu rapuh, aku hanya bersikap seolah semuanya baik-baik saja, tersenyum dan berbicara ceria di hadapan semuanya kecuali dihadapanmu, aku begitu jarang menangis dihadapan seseorang kecuali tidak dapat ku tahan lagi rasa sedihku.
aku hanya ingin menangis saat ada di dekatmu, mengutarakan semua asaku, membuka topeng kemandirian ini, bersikap egois denganmu, aku hanya menunjukan diriku yang sebenarnya hanya saat aku berada disisimu.
aku hanya ingin menangis di dalam dekapanmu bersembunyi di pundakmu.
ku rindu tak tau kah aku merindu, hanya menulis yang dapat aku lakukan mencurahkan perasaanku pada tulisan karena ku tak ingin membuatmu khawatir, ku tak ingin membuatmu tidak fokus pada kerjaan yang kamu lakukan.
mengapa aku selalu mementingkan orang lain ? selalu seperti itu, selalu mengalah dan memilih tersakiti, memilih untuk merelakan, apakah aku bodoh ? aku merasa aku selalu berusaha menganggap semuanya baik-baik saja walaupun hati ini telah terlalu merasakan sakit yang luar biasa .
jika kamu membaca tulisan ini.
cepatlah pulang kembali kesisiku, aku rindu sangat merindu jangan terlalu jauh dariku.
jangan membuat aku merasa sendiri, tetaplah berada disampingku, aku menunggu ! selalu menunggu kamu disini, disisi yang mungkin kau lupakan.
jangan terlalu lama pergi dariku, atau aku akan benar-benar menghilang walau aku mencintaimu.
0 komentar:
Posting Komentar